Day 3 - Wawancara Pak Ustad
Waktu dan Lokasi :
25 Oktober 2017
Rumah Pak Ketua : Ahnaf Naufal
Jl. Pakubuwono VI No.71 Jakarta Selatan
Daftar Kehadiran Anggota
- Hadir - Muhammad Ahnaf Naufal
(2001600720)
- Hadir - Ali Aulia Gunardi
(2001607430)
- Hadir - Hilham Maulana
(2001599391)
- Hadir - Christian
Bartolomeus (2001538080)
- Hadir - Daffi Yasir
Ghifhari (2001610450)
- Hadir - Muhammad Rifki
Dermawan (2001618320)
- Hadir - Andreas Hoffman
(2001614530)
Laporan
Pada hari rabu, tepatnya tanggal 25 Oktober 2017 kami
bersama sepakat untuk mengadakan sesi wawancara bersama narasumber yang sudah
dijadwalkan pertemuannya oleh ketua kami, Ahnaf Naufal. Namun hari itu banyak halangan
yang kami terjal bukan karena perjalanannya namun miss komunikasi yang terjadi,
tapi untunglah dengan niat dan kesabaran kita dapat menjalaninya dengan sukses.
Karena hari Rabu jadwal kami begitu padat pagi hingga siang
harus dilewati dengan berbagai mata kuliah yang tak bisa dihindari. Untungnya
ketua kami membuat janji pertemuan dengan narasumber di waktu sore hari
tepatnya pukul 15:30 WIB, tempat / lokasi meeting point pun tidak terlalu jauh
dari Binus, yakni lagi lagi dirumah ketua kami, persisnya di Jl. Pakubuwono VI.
Setelah semua berkumpul dari situlah wawancara kami mulai
dengan narasumber kami yang bernama Bapak Ustad Zulfan Harahap.
| Sang Narasumber Pak Ustad akrab dipanggil Pak Zulfan |
Beliau asli orang medan, lulusan gontor dan sudah belajar mengenai agama sejak bangku sekolah dasar, beliau memang panutan yang
patut dicontoh kebaikannya bagi kami.
| Sesi perntanyaan pun dimulai (dari kiri ke kanan : Pak Zulfan, Rifqi, Ahnaf, Chris) |
| Tetap fokus kawan-kawan. |
Ada pun pertanyaan-pertanyaan yang kami lontarkan saat sesi wawancara
dimulai, meliputi hal-hal yang berkaitan dengan perdamain dunia.
1.
Bagaimana cara
menghargai perbedaan pemahaman terhadap kitab suci dalam agama lain?
2.
Apakah agama memiliki /
dapat diandalkan untuk menciptakan perdamaian dunia?
3.
Bagaimana kerja sama
antar agama dapat dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah isu SARA di
lingkungan masyarakat?
4.
apa pendapat anda
tentang kerukunan keberagama-an yang ada di indonesia?
5.
Menurut anda
hal/kegiatan apa yang dapat menciptakan rasa toleransi terhadap agama lain?
| jujur disini Hilham paling aktif bertanya kami pun salut. |
| Akhirnya Ali datang juga (Dari kiri ke kanan Ali, Andreas, Hilham) |
| Setiap pertnayaan yang mereka lontarkan, mereka juga menyikapinya dengan baik jawaban dari sang narasumber. (dari kiri ke kanan) : Andreas, Hilham |
Seperti biasa pertanyaan tambahan di lontarkan dari beberapa
anggota yang hadir. Namun kali ini durasi wawancara lumayan lama karena
aktifnya salah satu anggota kami dalam melontarkan pertanyaan, narasumber pun
juga menerimanya dengan kesenangan hati yang paling dalam karena baru kali ini
lagi beliau menerima mahasiswa yang ingin mengadakan sesi diskusi dan wawancara,
karena sebelumnya jarang sekali minat mahasiswa di generasi millennial ini
dalam kekritisan bertoleransi dan beragama.
| Gantian saatnya team dokumentasi kami, Daffi melontarkan pertanyaannya (Dari kiri ke kanan) : Christian, Rifki, Daffi |
Singkat wawancara inti yang kami dapat atas semua pertanyaan
tersebut ialah, menurut beliau dengan kita membaca semua buku yang terkandung
ilmu didalamnya, apapun itu kitab suci, atau pengetahuan alam dan sebagainya,
percayalah kita akan terjauh dari pikiran2 negatif dan lebih kritis lagi dalam
menghadapi segala permasalahan yang ada, kepala boleh panas, namun hati tetap
dingin.
| Sebelum berpamitan baiknya berfoto dahulu guna menjadi kenangan2 (Dari kiri ke kana : Rifqi, Ali, Daffi, Pak Zulfan, Andreas, Ahnaf) |
| Sekali lagi agar Afdol (Dari kiri ke kanan : Chris, Rifqi, Ali, Pak Zulfan, Andreas, Hilham) |
Hari itu adalah hari berkesan buat kami, karena akhirnya ilmu kami bertambah dan semoga ilmu yang kami dapat ini nantinya dapat di aplikasikan pada kehidupan sehari-hari.
-- Laporan : Day 3 - Wawancara Pak Ustad --
-- Selesai --
Komentar
Posting Komentar